0

Asuransi Jiwa pada Kredit Kendaraan

Asuransi Jiwa pada Kredit KendaraanHarga kendaraan, khususnya mobil saat ini cukup tinggi. Sementara, kebutuhan masyarakat akan kendaraan juga tidak bisa dihindari. Untuk mengatasi masalah ini, banyak masyarakat yang memilih untuk membeli kendaraan dengan sistem cicilan atau kredit. Apalagi, dengan adanya asuransi jiwa yang semakin melengkapi fasilitas cicilan ini untuk pihak yang berhutang (debitur) membuat mereka merasa lebih aman untuk mengajukan cicilan kredit kendaraan.

Bagi yang pernah mengajukan kredit kendaraan, baik motor atau pun mobil pasti sudah tidak asing dengan kredit TLO (Total Loss Only) dan All Risk. Kedua jenis kredit ini hanya melindungi kerugian finansial jika terjadi suatu masalah pada kendaraan yang kita miliki. Kredit ini tidak akan melindungi debitur atau ahli warisnya dari kewajiban melunasi seluruh hutangnya jika terjadi suatu musibah pada debitur. Namun, dengan adanya asuransi jiwa masalah inipun dapat teratasi.

Asuransi jiwa pada kredit kendaraan ini baru terdapat pada kredit kendaraan jenis mobil saja. Walaupun kredit ini belum bersifat wajib, namun sudah banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas asuransi jiwa ini. Bagi debitur yang menggunakan fasilitas asuransi ini, mereka tidak perlu khawatir akan membebani keluarganya dengan hutang jika terjadi musibah pada mereka, karena asuransi jiwa akan meng-cover seluruh sisa hutang yang belum terlunasi oleh debitur. Tentu saja, kondisi musibah yang di alami oleh debitur haruslah memenuhi syarat penggantian yang tercantum dalam polis atau surat perjanjian debitur dengan perusahaan asuransi. Artinya, debitur yang mengalami musibah akibat dengan sengaja melakukan hal-hal berbahaya tidak akan bisa menikmati fasilitas asuransi ini dan ahli waris masih memiliki kewajiban untuk melunasi sisa hutangnya.

Fasilitas asuransi jiwa akan berdampak pada besar nilai cicilan kendaraan, karena biaya premi akan dimasukkan ke dalam nilai cicilan. Bahkan untuk jenis asuransi jiwa khusus seperti jenis asuransi jiwa kumpulan yang memang khusus secara kolektif dan mempunyai batas minimum peserta asuransinya. Namun terkadang, calon debitur menekan harga pada sales mobil tanpa mempedulikan perhitungan dari mana saja nilai tersebut berasal. Ketika customer menekan harga, maka sales akan berusaha untuk memenuhi keinginan customer sampai batas tertentu.

Seringkali, asuransi jiwa inilah yang pada akhirnya dikorbankan, atau tidak termasuk dalam fasilitas cicilan untuk mengurangi nilai cicilan. Sementara itu, customer yang mendapat harga sesuai yang diinginkan merasa puas tanpa mengetahui hal ini. Ketika customer tersebut mengalami musibah, dan keluarganya harus menanggung sisa hutang, barulah customer tersebut menyadari pentingnya asuransi jiwa pada kredit kendaraan yang diambilnya. (Yv)

Apuy

Berdoa, Berusaha dan Tawakal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *