2

Kenapa Ban Sepeda Motor Cepat Botak ?

Ban Sepeda Motor Cepat BotakBan sepeda motor bisa cepat sekali botak, kenapa yah ? Kondisi ini wajar terjadi pada setiap jenis ban sepeda motor. Tentu ini juga menyesuaikan dengan umur pemakaian si ban itu sendiri. Namun permasalahannya jika ban sepeda motor cepat botak, padahal ban tersebut belum lama diganti dan masih tergolong baru. Ini penting loh, karena pasti ada penyebab dari timbulnya masalah seperti ini. Yuk kita sama-sama telusursi kenapa ban sepeda motor cepat botak ?

Yang kita ketahui bahwa ban adalah salah satu spare part penting untuk sebuah sepeda motor. Jika tidak ada ban, maka motor tidak akan pernah jalan dan tidak bisa gunakan. Tapi banyak yang mengeluhkan ban sepeda motor yang digunakan cepat botak dan tidak rata. Jika keluhan ini sering terjadi, pasti sudah tentu kita harus melihat bagaimana cara perawatan terhadap ban tersebut. Selain itu pasti ada hal lain yang menyebabkan ban sepeda motor tersebut cepat botak. Apa saja penyebab dasar dari masalah ini ?

  • Tekanan angin selalu kurang

Biasanya untuk info mengenai tekanan angin pada ban sepeda motor tentu sudah diberikan setiap pabrik yang memproduksi sepeda motor. Jadi, ketika tekanan angin tidak sesuai dengan apa yang direkomendasikan oleh pabrik maka ini bisa mengakibatkan ban cepat botak. Kurangnya tekanan angin pada ban juga bisa membuat permukaan ban yang menapak ke aspal jalanan akan lebih besar, sehingga membuat suhu ban menjadi tinggi dan cenderung akan lebih mudah tipis.

Gesekan yang terlalu besar dan defleksi amat besar juga bisa menyebabkan ban cepat aus. Tekanan angin yang kurang, tentu akan membuat kita para pengendara sepeda motor merasa tidak nyaman dan terasa lebih berat. Akibatnya juga bisa menyulitkan handling juga bisa membuat penggunaan bahan bakar menjadi lebih boros. Oleh karena itu, sebaiknya untuk menyesuaikan tekanan angin yang telah direkomendasikan oleh pabrik.

  • Beban yang berlebihan

Penyebab lainnya adalah beban yang diangkut sepeda motor terlalu berlebihan. Jika sudah berlebihan, maka ini bukan hanya menyebabkan ban sepeda motor cepat aus bahkan ini bisa berbahaya. Padahal dengan beban yang berlebih ini akan membuat tekanan ke aspal jalan akan melebih dari spesifikasi ban. Sehingga jika sudah terjadi seperti ini, maka akibatnya gesekan yang terjadi antara ban dan telapaknya akan semakin lebar dan membuat lebih cepat aus.

Nah, supaya tidak beban yang dibawa tidak berlebihan disarankan untuk mengetahui bobot maksimum ban motor dengan melihat kode load index pada dinding ban. Load index biasanya ditulis dengan sebuah kode huruf. Load index ini berada setelah ukuran ban dan speed index. Mudah bukan ?

  • Berkendara dengan kecepatan tinggi dan ugal-ugalan

Memang cara kita berkendara tidak terlalu mempengaruhi ban menjadi cepat aus. Namun jika berkendara kita sembarangan dan ugal-ugalan dengan menggunakan kecepatan tinggi, maka ini bisa juga memperpendek umur ban motor.

Ketika kita melaju dengan kecepatan tinggi, tentu akan sering melakukan buka tutup gas secara mendadak. Akibatnya proses pengeremannya akan ikut-ikutan mendadak bahkan ekstream. Karena itulah ini yang bisa menyebabkan ban sepeda motor cepat botak. Kenapa ? Karena ketika pengereman dilakukan secara mendadak, maka ban akan menerima beban yang jauh lebih. Selain itu gesekan yang terjadi pun akan semakin besar pula.

  • Material kompon ban sepeda motor

Sebuah ban tentu ada karet lapisan paling luar yang mengelimuti telapak ban dengan sebutan kompon. Untuk ban yang memiliki kompon lunak, tentu ini akan lebih cepat habis dibandingkan dengan ban dengan kompon keras. Pada umumnya untuk ban dengan kompon yang lunak akan mampu memberikan grip ke jalan aspal jauh lebih baik. Jadi, sudah tahu ketika membeli ban harus memilih jenis ban apa.

Semoga ini bermanfaat! -apuy-

Apuy

Berdoa, Berusaha dan Tawakal

2 Comments

  1. mantap infonya mas gan… satu lagi… spesifikasi ban juga harus dipastikan, karena berhubungan dengan ketahanan ban tersebut.. terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *