0

Keunggulan Program MLM

Program MLM atau Multilevel Marketing merupakan salah satu cara yang banyak dipilih masyarakat Indonesia untuk menambah penghasilan. Saat ini sendiri, sudah banyak produk yang dipasarkan dengan MLM, mulai dari kosmetik, alat kesehatan, obat-obatan, pulsa, hingga kopi.

Konsep Pemasaran Marketing MLM

Konsep pemasaran atau marketing MLM ini sebenarnya tidak berbeda jauh dengan marketing pada umumnya, perbedaan terletak pada sistem penjualan produk yang menggunakan jaringan yaitu upline dan downline. Meski begitu, ada beberapa keunggulan pada program MLM yang membedakannya dengan pemasaran dan bisnis lainnya.

Keunggulan Program MLM

Program MLMBerikut ini beberapa keunggulan dalam program MLM , di antaranya adalah :

  • Setiap orang dapat melakukannya. Dalam MLM memang tidak ada batasan usia, jenis kelamin, maupun jenjang pendidikan untuk bisa melakukannya. Artinya, mulai dari pria/wanita, tua/muda, hingga mereka yang tidak memiliki jenjang pendidikan tinggi bisa mengikuti program ini asal memiliki tekad serta bersedia bekerja keras.
  • Proses yang mudah dan cepat. Untuk bisa menjadi anggota MLM tidak memerlukan proses yang rumit. Biasanya, anggota baru hanya perlu membeli starter kit yang berisi produk atau membayar biaya pendaftaran keanggotaan yang berlaku untuk seumur hidup.
  • Kemudahan dalam menjalankannya. Anggota MLM tidak dibatasi waktu dan ruang kerja untuk menajalankan usahanya. Artinya mereka bisa tetap bekerja dari rumah sendiri dan bisa dilakukan kapan saja, sesuai dengan waktu yang ada.
  • Investasi relatif rendah. Berbeda dengan bisnis umum lainnya, dimana untuk memulainya seseorang harus memiliki modal yang cukup besar, maka dalam bisnis MLM ini, para anggota berperan sebagai distributor yang hanya mempertemukan antara pembeli dengan penjual, sehingga tidak memerlukan modal yang besar.
  • Potensi yang tidak terbatas. Maksudnya tidak ada batasan penghasilan yang dapat diraih oleh seseorang dalam bisnis dengan model MLM ini. Karena semakin banyak downline yang bisa dicari maka semakin besar pula keuntungan yang bisa didapat.
  • Anggota pasif masih bisa mendapatkan pemasukan. Bila pada bisnis konvensional lainnya seseorang tidak akan lagi mendapatkan pemasukan ketika ia sudah berhenti bekerja, maka berbeda dengan bisnis MLM. Pada bisnis MLM, anggota yang pasif, yakni anggota yang sudah tidak melakukan aktivitas apapun, masih mungkin untuk bisa mendapatkan pemasukan dengan syarat-syarat tertentu.

Berbagai keunggualan dari MLM tidak pelak menjadikannya sebagai alternatif untuk mendapatkan penghasilan tambahan lain, Anda juga tertarik? (raw)

Apuy

Berdoa, Berusaha dan Tawakal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *