0

Menciptakan Bukaan Cahaya di Rumah Tanpa Renovasi

Keberadaan jalur masuk cahaya matahari ke dalam rumah merupakan kunci menghadirkan interior yang lebih terang tanpa memboroskan energi listrik. Dengan demikian, bukaan-bukaan cahaya berfungsi tiga lipat yaitu sebagai cara menghemat listrik, trik membuat ruang terkesan lebih lapang, dan menjadi fitur interior yang lebih modern. Bukaan-bukaan cahaya idealnya dirancang sejak awal sebelum rumah dibangun sehingga desain rumah secara keseluruhan padu dan tidak berisiko kelihatan tambal sulam.

Rumah Dengan Bukaan Cahaya

Walau begitu, bukaan-bukaan cahaya tetap bisa diciptakan pada rumah-rumah yang sudah jadi jika Anda pintar mengakalinya tanpa merenovasi rumah atau hanya dengan renovasi minor. Penggantian beberapa materi rumah dan penghilangan beberapa elemen bisa menjadi solusi alternatif. Berikut ini beberapa kiat menciptakan bukaan-bukaan di rumah untuk memberi jalan masuk bagi sinar matahari.

Tanpa renovasi

  1. Mengganti jendela kayu dengan kaca. Anda tidak perlu mengubah ukuran jendela, cukup pesan kaca sesuai ukuran kosen jendela. Kerangka kaca jendela, jenis penguncian, dan mekanisme engsel bisa Anda sesuaikan dengan kondisi dan selera Anda. Demi keamanan, pilih kaca berketebalan minimal 6mm berlapis pengaman untuk mencegah serpihan kaca berhamburan ke mana-mana jika pecah.
  2. Memilih dan menempatkan furnitur rendah. Ini merupakan cara paling sederhana dan mudah diterapkan. Di ruang yang berbatasan langsung dengan jendela pemasok cahaya matahari utama, tempatkan sofa atau kursi-kursi bersandaran rendah. Sebisa mungkin hindari penempatan lemari, meja/kursi kerja atau meja/kursi belajar tepat di depan jendela agar tidak menghalangi cahaya masuk.
  3. Pasang cermin secara tepat. Pemasangan cermin harus memperhatikan arah asal cahaya matahari. Agar tidak memantulkan cahaya secara frontal, cermin sebaiknya tidak dipasang di dinding yang berhadapan langsung dengan cahaya masuk. Misalnya, jika jendela Anda menghadap barat, cermin sebaiknya dipasang di dinding yang menghadap utara atau selatan di ruang yang sama. Hindari pemakaian cermin cekung yang berisiko membakar atau melelehkan objek-objek di sekitarnya karena pantulan cahaya yang terpusat.

Dengan renovasi kecil-kecilan

  1. Menghilangkan partisi semipermanen di dalam rumah. Mengubah konsep rumah dari ruang-ruang konvensional menjadi open plan bisa sangat membantu sinar matahari menembus jauh ke dalam rumah. Konsep open plan banyak diterapkan pada bangunan-bangunan modern baik untuk hunian maupun untuk komersial. Ruang-ruang dengan fungsi berdekatan bisa dilebur, misalnya dapur dan ruang makan, ruang keluarga dan ruang makan, atau ruang tamu dan ruang makan tergantung kebiasaan Anda menerima tamu. Partisi berupa kisi-kisi termasuk jenis yang semipermanen, menghalangi cahaya, dan ketinggalan zaman.
  2. Mengalihkan fungsi dinding penyekat. Beberapa tembok bisa diubah dari semata-mata penyekat menjadi lebih fungsional. Dinding antara dapur dan ruang makan, misalnya, bisa dirombak menjadi setengah badan lalu dijadikan meja makan atau sekadar meja pendukung aktivitas memasak. Melebur dapur dan ruang makan juga merupakan cara menghemat listrik yang pintar karena sumber penerangan bisa disatukan, entah berupa cahaya alami atau cahaya lampu.
  3. Mengganti atau menghilangkan pembatas teras. Jika Anda memiliki pagar rapat di bawah satu atap dengan teras rumah, pertimbangkan membongkarnya sama sekali atau paling tidak menggantinya dengan bahan tembus cahaya.

Walaupun minor, renovasi-renovasi di atas perlu Anda kerjakan secara berhati-hati. Pelajari pengaruhnya terhadap struktur bangunan dan properti sebelum membongkar apa pun di rumah Anda.

Apuy

Berdoa, Berusaha dan Tawakal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *