1

Mengapa Klaim Asuransi Jiwa di Tolak ?

Asuransi Jiwa bukan lagi hal yang asing di masyarakat. Sudah banyak masyarakat yang mulai menggunakan produk keuangan ini dengan tujuan untuk melindungi keluarganya secara financial saat terjadi hal yang tidak diinginkan menimpa mereka. Bahkan untuk mendaftar menjadi nasabah produk ini, saat ini sangat dipermudah dengan adanya kerjasama antara perusahaan Asuransi dengan berbagai lembaga keuangan Bank. Bank mulai banyak yang memiliki program tabungan yang dilengkapi dengan Asuransi Jiwa di dalamnya. Dengan begitu, pada saat nasabah menabung, nasabah secara otomatis mendapatkan perlindungan asuransi jiwa.

Namun saat nasabah memutuskan untuk mendaftarkan diri dalam program Asuransi Jiwa seringkali mereka tidak melibatkan ahli warisnya (orang yang akan menerima dana pertanggungan). Sebenarnya hal ini tidak tepat untuk dilakukan, karena ahli waris harus mengetahui dengan jelas prosedur saat ingin mengajukan klaim asuransi jika terjadi suatu hal yang tidak diinginkan menimpa nasabah. Hal inilah yang terkadang membuat seseorang merasa bahwa perusahaan asuransi mempersulit proses klaim atau bahkan di anggap merugikan nasabah karena menolak klaim.

Klaim Asuransi Jiwa

Sebenarnya ada beberapa hal yang harus diketahui oleh nasabah dan ahli waris agar proses klaim dapat berjalan dengan lancar. Hal ini berkaitan sejak awal proses pendaftaran hingga proses akhir saat terjadi resiko pada nasabah. Berikut ini adalah beberapa hal umum yang harus diperhatikan:

  • Tanyakan secara lengkap mengenai produk yang akan diambil

Saat akan mengambil produk Asuransi Jiwa, tanyakan secara detail mengenai semua hal penting. Seperti berapa polis yang harus di bayarkan, keuntungan apa saja yang akan di dapat, berapa total klaim yang bisa diperoleh, apa yang terjadi jika risiko tidak terjadi, bagaimana proses klaim, dan berbagai hal penting lainnya.

  • Mengisi seluruh data dengan jujur dan lengkap

Hal ini yang seringkali menjadi penyebab proses klaim ditolak. Ketika mengisi data terutama riwayat kesehatan, nasabah harus mengisi data dengan jujur, karena jika ada yang disembunyikan dan perusahaan asuransi mengetahuinya saat proses pengajuan klaim, maka secara otomatis asuransi tersebut bisa dinyatakan tidak sah.

  • Penyebab Kematian

Dalam polis biasanya tercantum penyebab kematian yang tidak bisa di tanggung oleh asuransi. Jika nasabah meninggal dengan kondisi yang tercantum dalam polis tersebut, perusahaan asuransi pasti akan menolak proses klaim.

  • Kelengkapan dan kebenaran Dokumen

Lengkapi semua formulir yang dibutuhkan untuk proses klaim. Pastikan seluruh data sudah terisi dengan benar termasuk penulisannya.

Apuy

Berdoa, Berusaha dan Tawakal

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *