0

Pilih Mobil yang Tepat Untuk Usaha Jual Beli Mobilmu

“Enaknya usaha apa yah?, Mau buka bisnis restoran Thailand di Indonesia, tapi nggak pintar masak.”. Nah, kalau kamu sudah punya modal yang cukup besar tapi bingung bagaimana menggunakannya, lebih baik kamu mulai mencoba usaha jual beli mobil. Hmm… mendengar kata jual beli, mungkin kamu akan langsung terbayangkan bagaimana cara memasarkan produk kepada konsumen. Atau teknik marketing apa yang pas untuk dilakukan? Sementara, untuk yang merasa tidak memiliki jiwa marketing, mungkin akan langsung menolak jenis usaha ini.

Usaha Jual Beli Mobil

Eits… jangan keburu pusing dan ketakutan dulu. Meskipun tetap membutuhkan cara pemasaran yang tepat, namun sebenarnya ada hal yang lebih penting daripada itu. Penasaran? Yap, sebenarnya cara pemasaran apapun yang kamu lakukan tidak terlalu berpengaruh jika mobil yang kamu pasarkan tidak menarik. Karena itu, supaya usaha kamu berjalan lancar, memilih mobil yang tepat merupakan hal utama yang harus kamu perhatikan.

  • Pelajari selera pasar

Sebaiknya, hindari mobil yang tidak begitu disukai oleh konsumen. Karena, kemungkinan kamu akan kesulitan menjualnya. Mobil yang lama tidak laku ketika dipasarkan oleh penjual dengan mobil yang tidak sesuai selera pasar itu berbeda. Mobil yang lama tidak laku, bisa saja sebenarnya adalah mobil yang disukai namun entah karena alasan apa belum juga laku terjual. Untuk jenis mobil ini, kamu bisa mendapatkan keuntungan lebih dengan menekan harga beli dari penjual lama, dan kemudian menjualnya dengan harga lebih tinggi. Sementara itu, mobil yang memang tidak disukai oleh target konsumen jelas akan sulit untuk dijual, karena berkaitan dengan selera. Misalnya seperti mobil dengan warna-warna yang tidak biasa, seperti merah, kuning, biru.

  • Pelajari perilaku konsumen regional

Dimana kamu akan berjualan, akan menentukan mobil yang bisa kamu beli. Jika kamu berjualan di kota besar, kamu akan memiliki kebebasan lebih dalam menentukan brand mobil yang akan kamu jual, karena selera konsumen lebih beragam. Sementara, jika kamu berencana melakukan usaha ini di daerah yang lebih kecil, biasanya cenderung akan lebih sedikit pilihan karena mereka umumnya hanya mau menggunakan brand besar saja. Selain masalah brand, konsumen di beberapa daerah juga sangat detail mengenai masalah rekondisi mobil. Artinya, mereka akan menolak untuk membeli mobil yang pernah mengalami perbaikan pada bagian body ataupun bagian lainnya.

Intinya adalah, kamu harus tahu target pasar dan selera dari konsumen saat sedang mencari mobil. Semoga usahamu berjalan sukses. (Vita)

Apuy

Berdoa, Berusaha dan Tawakal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *