0

Waspada Tindakan Kriminalitas di Taksi

Akhir-akhir ini tindakan kriminalitas di angkutan umum seperti taksi kini terjadi kembali. Mulai dari tindakan perampokan, pemerkosaan yang juga mampu menimbulkan adanya jatuh korban jiwa. Bukan hanya saat ini, tindakan kejahatan di angkutan umum seperti taksi ini di Indonesia bukanlah hal yang baru, namun terus menerus terjadi tanpa ada penyelesaian dari pihak yang berwajib. Hukuman yang diberikan kepada pelaku tindak kejahatan ini tidak mampu memberikan efek jera dan malah menimbulkan pelaku-pelaku yang baru.

Kasus kriminalitas di taksi ini tentu membuat sejumlah perusahaan taxi Indonesia khususnya yang berada di Jakarta merasa dirugikan. Tentu ini akan membuat citra perusahaan taxi Indonesia pun ikut tercoreng dan imbasnya mampu menurunkan pendapatan perusahaan bahkan sebagai pengguna alat tranportasi ini membuat tingkat kepercayaan masyarakat pun ikut menurun.

Waspada Tindakan Kriminalitas di TaksiOleh karena itu, dibutuhkan kewaspadaan kita sebagai masyarakat sebagai pengguna alat transportasi umum khususnya taksi haruslah ditingkatkan. Adapun cara-cara yang bisa dilakukan sebagai meningkatkan kewaspadaan ketika menggunakan alat transportasi diantaranya :

  • Jangan memakai barang berharga dan gadget di tempat umum

Menggunakan barang-barang berharga secara berlebihan seperti memakai perhiasan yang berlebihan dan juga main gadget di tempat umum, ini tentu akan memancing para penjahat untuk bisa melancarkan aksinya. Oleh karena itu, usahakan untuk tidak sama sekali menggunakan perhiasan namun jika ingin tetap pastikan itu tidak berlebihan.

  • Pastikan untuk tidak menaruh uang dan kartu-kartu berharga di dompet dan kantong celana

Memang seh terdengar aneh, karena ketika kita menggunakan alat transportasi umum seperti taksi tentu akan butuh uang tunai untuk membayar ongkos taksi tersebut. Namun yang dimaksudkan di sini adalah ketika menaruh uang atau kartu-kartu identitas penting dan berharga seperti kartu ATM agar tidak ditaruh di saku celana atau baju yang mudah untuk diambil. Untuk lebih amannya, sebaiknya taruh uang dan kartu-kartu berharga di tempat yang lebih aman seperti menggunakan security wallet yang dilingkarkan di leher dan masukkan ke dalam pakaian.

Alternatif lainnya dengan menaruh dompet yang berisi uang tunai dan kartu ATM di dalam tas ransel/backpack dan gendong tas tersebut di bagian depan tubuh kita. Ini akan jauh lebih memudahkan kita dalam mengawai daripada jika menggunakan backpack di punggung.

  • Pilih taxi Indonesia terbaik

Menggunakan angkutan umum seperti taksi juga haruslah pilih-pilih, karena taxi Indonesia kini makin banyak. Pilihlah perusahaan taxi Indonesia yang memang sudah terkenal dan mudah dicirikan. Pastikan juga semua kelengkapan taksi tersebut, seperti nomor pintu, data diri driver taksi, driver yang berseragam lengkap dan rapi. Apalagi untuk masalah pembayaran, kini perusahaan taxi Indonesia telah menyediakan fasilitas Bayar Taxi Gunakan Kartu Kredit sehingga tidak perlu lagi menggunakan uang tunai untuk ongkos taksi.

  • Jangan sembarangan memberhentikan taksi di jalan

Kasus tindakan kriminalitas pada taksi kebanyakan diakibatkan karena keteledoran si penumpang yang memberhentikan taksi di sembarangan seperti menyetop di jalanan tanpa melihat jenis taksi tersebut. Gunakan saja fasilitas mobile reservation dengan menggunakan smartphone atau desktop yang kini sudah disediakan oleh perusahaan taksi untuk memudahkan dalam pemesanan.

  • Tidak lengah dan selalu waspada

Seringkali ketika memutuskan menggunakan taksi sebagai alat transportasi pasti ada alasannya, seperti menghemat waktu perjalanan dan malas bermacet-macet ria karena tentu ini akan membuat kelelahan. Nah, di saat kelelahan ini akan membuat kita ingin memejamkan mata sejenak di dalam taksi yang sejuk. Kesempatan ini yang biasanya merupakan celah para pelaku tindak kejahatan untuk melancarkan aksi kejahatan. Meskipun lelah, ada baiknya untuk selalu waspada dan tindak lengah sedikitpun. Seperti celotehannya Bang Napi “bahwa kejahatan bisa timbul bukan karena niat pelakunya, namun karena ada kesempatan”. Maka dari itu tetaplah waspada yah!

  • Gunakan social media untuk info nomor taksi dan nama taksi

Tentu ini dilakukan sehingga keluarga bisa mengetahui keberadaan Anda dan bisa langsung melaporkan jika terjadi sesuatu ketika menaiki taksi tersebut. Tentu penggunaan social media dirasa lebih efektif, apalagi kini pengguna social media seperti Facebook, Twitter, Path di Indonesia cukup banyak dan aktif.

Jadi, selalu hati-hati dan waspada tindakan kriminalitas di taksi! -apuy-

Apuy

Berdoa, Berusaha dan Tawakal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *