0

Yuk, Intip Ruang Kerja Penulis Ternama (Part 2)

Setelah mengintip ruang kerja para penulis ternama (part 1) sebelumnya, rasanya pengen deh segera pergi ke toko mebel Jakarta dan memborong semua furniture di sana untuk membuat ruang kerja versi kita sendiri. Pasalnya, setiap penulis tersebut memiliki ciri khas dan preverensi yang berbeda sehingga rasanya sangat menarik sekali untuk diikuti. Nah, sebelum kamu terburu-buru dan malah melakukan drop and buy lalu menyesal nantinya, lebih baik coba simak beberapa ruang kerja penulis ternama lainnya di artikel ini. Yaa, siapa tahu kamu semakin terinspirasi dan punya banyak pilihan yang bisa ditiru. Siap? Yuk, mulai!

Rudyard Kipling

Ruang Kerja Rudyard Kipling

Pernah menonton film The Jungle Book? Pastinya pernah dong. Film itu sangat legendaris sekali dan sering ditayangkan ulang di stasiun televisi swasta setiap liburan sekolah. Nah, tahukah kamu siapa sosok di balik film terkenal itu? Dialah Rudyard Kipling, seorang penulik yang berhasil memenangkan Nobel Sastra pada tahun 1907 atas karyanya yang berjudul The Jungle Book. Kipling terbiasa untuk mengunci dirinya saat menulis di dalam sebuah ruangan bergaya Victoria. Di dalam ruangan ini, terdapat replika globe, koleksi buku-buku yang lengkap, dan tentunya sebuah jendela besar agar cahaya matahari bisa menerobos masuk.

Charles Dickens

Ruang Kerja Charles Dickens

Penulis terhebat yang muncul di tengah era Victoria, yakni Charles Dickens, ternyata juga memiliki ruang kerja tersendiri setiap kali ia menulis. Meski hingga saat ini tidak ada foto otentik untuk menunjukan situasi ruang kreatif milik Dickens, tapi kita bisa melihatnya di Charles Dickens Museum yang berada di London. Di sana, kita bisa melihat sebuah meja kerja dengan novel karya Dickens. Di atas meja inilah Dickens menelurkan karya-karya besarnya seperti Great Expectations, A Christmas Carol, dan juga The Mystery of Edwin Drood yang konon tidak pernah selesai.

Virginia Woolf

Ruang Kerja Virginia Woolf

Penulis asal Inggris yang juga juga vokal dalam menyuarakan hal-hal tentang kesetaraan gender dan feminisme, memiliki sebuah ruang pribadi sebagai tempat untuk menulisnya. Karya-karya Woolf yang paling terkenal adalah Mrs Dalloway, To the Lighthouse, dan juga The Waves—yang sangat dipuja oleh suaminya, Leonard, dan disebut-sebut sebagai masterpiece. Di tengah rumahnya yang berada di Sussex, Inggris, Woolf membuat sebuah ruangan kecil di bagian taman dengan meja kayu dan bangku rotan sebagai tempat untuk menuangkan semua aspirasinya. Di tempat inilah sebagian besar karya-karya Virginia Woolf dihasilkan. Nyaman sekali.

Gimana, udah puas mengintip ruang kerja para penulis ternama ini? Sudah merasa terinspirasi? Yuk, mulai menyusun ruang kerja versi kita sendiri. Selamat mencoba!

Apuy

Berdoa, Berusaha dan Tawakal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *